Subscribe Us

Advertisement

Peduli Sesama Sejak Dini,Zhafi Belajar Berbagi di Hari Jum'at

Bagi Zhafi Hannan Biantara, seorang anak yang tumbuh di lingkungan asrama tentara, kehidupan sehari-hari dipenuhi dengan pemandangan yang khas. Dari rumahnya ia terbiasa melihat prajurit berjaga di pos, mengikuti apel pagi, berlatih bela diri, berolahraga, hingga menjalankan berbagai bentuk kedisiplinan militer. Ia juga akrab dengan suara azan yang berkumandang dari Masjid setiap waktu shalat karena letaknya yang sangat dekat dengan rumah.

Lingkungan itulah yang membentuk keberanian dan rasa ingin tahunya. Gerakan bela diri yang sering dilihatnya dipraktikkan kembali saat bermain di rumah. Tata cara shalat pun perlahan ia pelajari dengan bimbingan sang oma, Pujiati, yang selalu membetulkan bila ada gerakan yang keliru.

Namun, orang tuanya ingin Zhafi tidak hanya mengenal kedisiplinan, tetapi juga memahami arti kepedulian kepada sesama. Karena itu, hampir setiap hari Jum'at, ibundanya mengajaknya membagikan nasi dan makanan kepada masyarakat yang membutuhkan di jalan. Jika biasanya kegiatan itu dilakukan bersama ayahnya saat tidak berdinas, kali ini sang oma yang datang dari Medan turut menemani.

Bagi Zhafi, pengalaman tersebut menjadi pelajaran yang berharga. Ia tidak hanya mendengar tentang pentingnya berbagi, tetapi melihat dan melakukannya secara langsung. Sejak kecil ia diajarkan bahwa rezeki yang dimiliki akan lebih bermakna ketika dapat dinikmati bersama orang lain.

Di sela-sela rutinitasnya, Zhafi juga diajak mengunjungi berbagai tempat rekreasi, seperti kebun binatang, pusat perbelanjaan, hingga kawasan olahraga di sekitar Kantor Gubernur Jambi. Berbaur dengan masyarakat membuatnya semakin percaya diri dan berani berinteraksi dengan lingkungan yang lebih luas.

Harapannya sederhana namun penuh makna. Melalui kebiasaan berbagi setiap Jum'at, Zhafi tidak hanya tumbuh menjadi anak yang cerdas dan berani, tetapi juga memiliki hati yang peduli, berempati, dan kelak mampu memberikan manfaat bagi banyak orang. Sebab, pendidikan karakter terbaik bukan hanya melalui nasihat, melainkan melalui teladan dan tindakan nyata.(***)


Suardi SH

Posting Komentar

0 Komentar